E'XTREEM street
Minggu, 01 Maret 2009
LIPUTAN TERKINI

JAKARTA, SENIN — Masa kampanye terbuka yang akan dimulai pada 16 Maret dinilai akan rawan konflik dan permainan politik uang. Sinyalemen itu diungkapkan Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Daniel Zuchron, Senin (2/3) di Jakarta. Daniel mengatakan, potensi konflik sangat besar karena banyaknya partai yang berlaga.
"Potensi konflik saat kampanye terbuka sangat besar karena banyak partai yang bermain. Persaingan tidak hanya antarpartai, tapi juga antarcalon. Kalau tidak didukung dengan pengawalan secara ketat, akan membingungkan pemilih," ujar Daniel kepada wartawan.
Ia juga mengatakan, kampanye terbuka oleh partai ataupun caleg diharapkan tidak hanya berisi pesan untuk memilih yang bersangkutan. "Secara masif, kampanye terbuka harus didorong untuk membantu sosialisasi mengenai penandaan karena hingga saat ini pemilih masih bingung," kata Daniel.
JPPR juga memprediksi, akan banyak terjadi praktik politik uang pada masa kampanye terbuka. Mekanisme penentuan calon terpilih melalui suara terbanyak menciptakan kompetisi yang lebih tinggi. Modus yang dijalankan, di antaranya pembagian sembako, uang, sayembara berhadiah, ataupun pembagian kupon berhadiah yang diundi saat kampanye.

1 Comments:
Zan beritamu oleh e............t' doakan semoga u nanti jadi Pak Presiden.....amiiiiiiin....
Posting Komentar
Mohon Kasih Komentar!
<< Home